Faktor Yang Mempengaruhi Keselamatan Kerja

 

Keselamatan kerja adalah hal yang harus diperhatikan oleh semua orang baik perusahaan maupun pekerja itu sendiri. Hal ini dikarenakan keselamatan dan kesehatan kerja akan mempengaruhi setiap rencana pekerjaan itu sendiri. Namun sebelum berbicara jauh, apakah anda mengetahui apa itu keselamtan dan kesehatan kerja.?. Keselamatan dan kesehatan kerja biasa disingkat K3 oleh berbagai macam instansi hal ini untuk mempermudah penyebutan saja. Keselamatan dan kesehatan kerja ini telah diatur di undang undang republik Indonesia. Semua perusahaan harus memfasilitasi pekerja dengan standar operasional yang ditentukan.

Dalam standar tersebut masing masing perusahaan telah disebutkna, seperti proyek pembagunan, kesehatan, dan lainnya. Anda bisa dapat mengetahui standar perusahaan yang berlaku disetiap bidangnya. Setiap perusahaan dan pekerja harus memahami hal tersebut. Hal ini adalah satu upaya untuk melindungi orang yang ada di perusahaan tersebut. Biasanya terdapat banyak tulisan atau banner yang ada di lingkungan perusahaan. Untuk menjaga protokol keamanan, biasanya setiap orang yang masuk di area perusahaan menggunakan standar operasional kerja ini.

Ketahui Aspek Dalam Keselmatan Dan Kesehatan Kerja

Keselamatan dan kesehatan pekerja ini tidak lepas dari produksi suatu perusahaan itu sendiri. Biasanya K3 banyak ditemukan didaerah kontruksi maupun industri. Setiap orang yang ada di area wajib memakai protokol keselamatan. Hal ini untuk mengurangi adanya hal hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan atau musibah yang lain. Keselamatan kerja sendiri merupakan kondisi yang aman dan kondusif dalam area perusahaan hal ini ditujukan untuk melindungi akan risiko terjadinya kecelakaan, kerusakan dan kerugian lain. Bagi anda orang pekerja industri, coba lihat di kawasan industri yang anda tempati, apakah telah memenuhi standar operasional yang ditentukan?.

Kesehatan kerja sendiri merupakan segala yang berkaitan dengan program untuk para perkara. Apabila kesehatan karyawan atau penghuni perusahaan tersebut terjaga maka perusahaan akan memiliki sumber daya manusia yang sehat, dan jarang absen dalam bekerja. Tak hanya itu, anda di sini haru mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja ini.

Adanya beban kerja dari segi fisik maupun mental harus tetap terjaga. Dengan adanya beban kerja tersebut, pihak perusahaan harus mengupayakan perlengkapan yang sesuai standar operasional. Ada pula yang dikarenakan faktor dari segi kapasitas pekerjaan yang dilakukan. Adanya kapasitas tiap pekerja pun berbeda-beda. Adanya perbedaan kapasitas ini biasanya dilihat dari latar belaknag pekerja itu sendiri, mulai dari pendidikan, keterampilan, kesehatan, maupun kekuatan. Faktor yang mempengaruhi keselamatan kerja selanjutnya adalah lingkungan kerja itu sendiri. Lingkungan kerja dari segi fisik, kimia bioloik, ergonomik, maupun psikososial.

Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Dengan adanya keselamatan dan kesehatan kerja atau yang biasa disebut dengan K3 ini merupakan hal yang harus diperhatikna, baik oleh pihak perusahaan maupun karyawan itu sendiri. Dalam hal ini maka anda harus mengetahui tujuan keselmatan dan kesehatan kerja itu sendiri. Hal yang harus ada sadari adalah agar setiap karyawan mendapat jaminan keselamatan maupun kesehatan secara baik dan benar ketika bekerja. Dalam keselamatan dan kesehatan sendiri menyesuaikan dengan pekerjaan masing-masing. Yang jelas, perusahaan harus memberikan dan memenuhi standar operasional keselmatan dan kesehatan kerja.

Kemudian agar perlengkapan dan peralatan kerja yang digunakan oleh pekerja agar bekerja secara maksimal dan selektif dalam memilih perlengkapan keselamatan dan kesehatan kerja. Tak hanya itu, biasanya dengan adanya perlengkapan K3 ini produksi dapat dipelihara dengan keamanan yang lebih. Tujuan keselamatan kerja tak hanya itu saja, melainkan dengan adanya K3 ini jaminan atas pemeliharaan pekerja lebih meningkat baik dalam segi gizi maupun yang lain. Dengan adanya keselamatan dan Kesehatan kerja ini gangguan kesehatan yang disebabkan oleh lingkungan pun akan minimal.

Dalam mewujudkan tujuna dari keselamatan dan kesehatan kerja ini perusahaan harus memenuhi beberapa prinsip. Salah satu prinsip adalah dengan menyiapkan alat pelindung diri atau APD. Di tempat atau area kerja itu sendiri. Kemudian terdapat buku petunjuk penggunaan alat atau isyarat bahaya yang harus dikenali dan diketahui oleh seluruh karyawan perusahaan. Tak hanya itu, menyediakan tempat kerja yang aman akan sesuai dengan standar atau syarat lingkungan kerja. Misalnya tempat kerja streil, bebas asap rokok, uap gas,dan lainnya.

Kemudian ada pula penyediaan penunjuang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk karyawan. Penunjang ini mulai dari penunjang jasmani dan rohani di tempat kerja. Tak hanya itu, penyediaan sarana dan prasarana pun harus diadakan. Seluruh karyawan atau pengunjung perusahaan harus memiliki kesadaran besar terkait keselamatan dan Kesehatan kerja.

Faktor yang mempengaruhi keselamatan kerja

Terdapat banyak faktor yang dapat mempengaruhi sistem kerja. Hal ini bisa dikarenakan pola hidup dan kondisi lingkungan sekitar. Bagi yang berprofesi sebagai pekerja hendaknya mengetahui hal ini yaitu faktor yang mempengaruhi keselamatan kerja. Tahukah anda faktor apa saja yang mempengaruhi keselamatan dan kesehatan kerja.

Faktor pertama yang harus anda ketahui adalah faktor fisik, yaitu dari pekerja itu sendiri. Maksud adair faktor fisik pekerja itu sendiri adalah bagaimana kesiapan pekerja saat memasuki area atau lapangan kerja. Apakah masih terdapat hal hal yang mengganjal atau bisa juga urusan rumah tangga atau dengan kelompok lain yang belum selesai. Hal tersebut dapat menjadi faktor yang mempengaruhi pekerja itu sendiri.

Kemudian terdapat faktor layanan  Kesehatan pekerja. Hal ini bisa ditinjau dengan adanya faktor sarana maupun prasarana yang harus dipenuhi oleh perusahaan. Ha inilah yang akan menciptakan lingkungan atau area kerja sesuai dengan standar operasional. Palayanan Kesehatan ini digunakan untuk mengkontrol kesehatan pekerja itu sendiri. Apabila pekerja didapati terkena luka, kecelakaan atau hal hal yang tidak diingkna lainnya, layanan Kesehatan ini berperan aktif atas keselamatan dan Kesehatan kerja tersebut.

Kemudian ditinjau dari segi lingkungan pekerja itu sendiri. Lingkungan pekerja yang dimakusd di sini bukan lingkungan ketika terdapat di luar perusahaan. Akan tetapi lingkungan pekerja yang dimakusd dikalimat ini adalah lingkungan yang ada di perusahaan, misal pekerja dibagian mesin, administrasi, maupun bidang lain akan mendukung pekerjaan tersebut selesai dengan baik dan benar. Hal hal yang tidak terduga bisa terjadi pada lingkungan pekerja ini. Seperti kerusakan mesin, atau keadaan pencemaran yang lain.

Ada pula faktor tindakan yang dilakukan oleh pekerja itu sendiri. Hal ini seperti halnya ketika pekerja melakukan kesalahan sendiri tanpa di sengaja ataupun tidak sengaja. Dengan adanya hal ini tidak dapat diprediksi bagaimana kondisi area pekerja dan pekerja itu sendiri. Apabila K3 telah dipenuhi oleh perusahaan dan pekerja sendiri menaati peraturan yang berlaku, kondisi keamanan, keselamatan dan Kesehatan kerja pun akan tercapai dengan maksimal. Jadi, setiap perusahaan terlebih dahulu untuk memenuhi standar operasinal tersebut.